TERKINI Breaking

RSUD Husada Prima Surabaya Gelar Khitan Massal dan Donor Darah, Perkuat Kerja Sama Pelayanan Rohani dengan MWCNU

Share berita ini
RSUD Husada Prima Surabaya Gelar Khitan Massal dan Donor Darah, Perkuat Kerja Sama Pelayanan Rohani dengan MWCNU
RSUD Husada Prima Surabaya Gelar Khitan Massal dan Donor Darah, Perkuat Kerja Sama Pelayanan Rohani dengan MWCNU
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Husada Prima Surabaya menggelar kegiatan khitan massal dan donor darah pada Kamis (29/10/2026).

Surabaya, Libas Kasus.online – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Husada Prima Surabaya menggelar kegiatan khitan massal dan donor darah pada Kamis (29/10/2026), mulai pukul 08.00 WIB. Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur dan Hari Santri Nasional Tahun 2026.

Kegiatan sosial ini merupakan bentuk kepedulian rumah sakit terhadap masyarakat sekaligus upaya memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Sebanyak 50 peserta dari masyarakat turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, yang juga mendapat dukungan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

Direktur RSUD Husada Prima Surabaya, dr. Eka Basuki Rachmad, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki tiga tujuan utama, yakni memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur, memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2026, serta meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam mendukung pelayanan rumah sakit.

“Latar belakang kegiatan khitan massal dan donor darah ini ada tiga. Pertama, memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Kedua, memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2026. Ketiga, terkait kebutuhan rumah sakit terhadap pelayanan yang melibatkan masyarakat,” ujar dr. Eka Basuki Rachmad.

Selain menggelar khitan massal dan donor darah, RSUD Husada Prima Surabaya juga melaksanakan penandatanganan kerja sama dengan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU). Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat pelayanan rohani, khususnya bagi pasien dan keluarga pasien yang membutuhkan pendampingan keagamaan.

dr. Eka menjelaskan bahwa keterlibatan MWCNU sangat diharapkan dalam memberikan dukungan spiritual kepada pasien selama menjalani perawatan. Pendampingan tersebut dapat berupa doa maupun pelayanan rohani sesuai kebutuhan pasien.

“Kami berharap MWCNU bisa berperan dalam pelayanan rohani di rumah sakit. Misalnya, ketika ada pasien yang sedang sakit, bisa diberikan pendampingan dan didoakan. Kami ingin pelayanan di rumah sakit tidak hanya berfokus pada pengobatan medis, tetapi juga memperhatikan kebutuhan rohani pasien,” jelasnya.

Kerja sama tersebut juga diharapkan dapat mendukung pelayanan pemulasaran jenazah, khususnya bagi pasien beragama Islam, agar prosesnya berjalan sesuai dengan tuntunan agama.

“Untuk pemulasaran jenazah, terutama bagi pasien yang beragama Islam, tentu dibutuhkan keahlian khusus. Kami dari pihak rumah sakit menyadari bahwa tidak semua hal tersebut menjadi kompetensi utama kami. Karena itu, kami berharap MWCNU bersedia bekerja sama dan membantu memberikan pelayanan sesuai ketentuan agama,” ungkapnya.

Melalui kerja sama ini, RSUD Husada Prima Surabaya berharap dapat membangun kolaborasi berkelanjutan dengan organisasi keagamaan dan masyarakat. Dengan demikian, pelayanan rumah sakit tidak hanya berorientasi pada aspek medis, tetapi juga memperhatikan kebutuhan rohani dan sosial pasien beserta keluarganya.

Pelaksanaan khitan massal dan donor darah dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur dan Hari Santri Nasional Tahun 2026 ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selain itu, kegiatan tersebut menjadi wujud semangat kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong dalam mendukung pelayanan kesehatan yang humanis, profesional, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Penulis: Samsul / Editor: Fauzi

Komentar (0)

Belum ada komentar.