PERISTIWA Breaking

Awalnya Hanya Bertanya, Penjual Es di Waru Malah Jadi Korban Bacok! Pria Pembawa Celurit Tewas

Share berita ini
Awalnya Hanya Bertanya, Penjual Es di Waru Malah Jadi Korban Bacok! Pria Pembawa Celurit Tewas
Awalnya Hanya Bertanya, Penjual Es di Waru Malah Jadi Korban Bacok! Pria Pembawa Celurit Tewas
Seorang penjual es kelapa muda bernama Purnomo (56) menjadi korban pembacokan setelah terlibat perkelahian dengan seorang pria tak dikenal yang membawa senjata tajam jenis celurit.

Sidoarjo, Libas Kasus.online — Peristiwa berdarah menggemparkan warga Desa Wadungasri, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (22/10/2026) pagi. Seorang penjual es kelapa muda bernama Purnomo (56) menjadi korban pembacokan setelah terlibat perkelahian dengan seorang pria tak dikenal yang membawa senjata tajam jenis celurit. Tragisnya, pria tersebut ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Insiden itu terjadi di depan Bengkel Aji Motor, tidak jauh dari tempat korban berjualan. Akibat kejadian tersebut, Purnomo mengalami luka bacok pada bagian pipi kanan dan dagu kanan sehingga harus mendapatkan penanganan medis.

Bermula Saat Korban Menanyakan Keperluan Pria Tak Dikenal

Berdasarkan informasi yang diberitakan Radar Sidoarjo, kejadian bermula ketika Purnomo, yang berjualan es kelapa muda selama 24 jam, melihat seorang pria tak dikenal duduk di kursi bengkel di samping tempat usahanya, Sabtu (24/10/2026).

Korban kemudian menghampiri pria tersebut untuk menanyakan keperluannya berada di lokasi. Bahkan, Purnomo disebut sempat mempersilakan pria itu beristirahat apabila memang membutuhkan tempat untuk beristirahat.

Namun, situasi yang awalnya terlihat biasa berubah menjadi insiden berbahaya ketika pria tersebut mengaku membawa senjata tajam. Ia kemudian mengeluarkan sebilah celurit dari tas kain yang dibawanya.

Pergumulan Berujung Luka Bacok

Kapolsek Waru Kompol Miftachul Amin menjelaskan bahwa korban berusaha menahan tangan pria tersebut ketika mengetahui adanya celurit. Namun, karena kondisi tubuhnya sedang sakit, Purnomo akhirnya terjatuh dan berada di bawah pria tersebut.

Dalam posisi itu, pria tersebut menyabetkan celurit hingga mengenai pipi kanan dan dagu kanan korban. Purnomo kemudian berusaha merebut senjata tajam tersebut dan melakukan perlawanan.

Saat keduanya bergumul, celurit mengenai bagian kepala pria tersebut. Setelah berhasil melepaskan diri, Purnomo menjauh dari lokasi kejadian.

Sementara itu, pria yang terlibat perkelahian dengannya tergeletak di depan bengkel. Ia kemudian diketahui telah meninggal dunia.

Korban Dibawa ke Rumah Sakit

Istri korban, Hamidah (41), yang menerima kabar mengenai kejadian tersebut, segera menghubungi Adit Mulyono (41). Setelah tiba di lokasi, Adit membantu membawa Purnomo ke Rumah Sakit Royal Surabaya untuk mendapatkan penanganan medis.

Pihak kepolisian membenarkan adanya peristiwa tersebut. Kapolsek Waru Kompol Miftachul Amin menyampaikan bahwa penyelidikan dilakukan untuk memastikan kronologi kejadian secara menyeluruh serta menentukan penanganan terhadap pihak-pihak yang terlibat.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati ketika menghadapi situasi yang berpotensi membahayakan keselamatan dan mengutamakan langkah-langkah yang dapat mencegah jatuhnya korban.

Peristiwa di Wadungasri ini menyisakan sejumlah hal yang perlu dipastikan melalui penyelidikan kepolisian, terutama mengenai rangkaian perkelahian yang menyebabkan seorang penjual es mengalami luka bacok dan pria pembawa celurit meninggal dunia.

Penulis: Samsul / Editor: Mf

Komentar (0)

Belum ada komentar.